Lamborghini Huracán LP 610-4 t
MULAI BERINVESTASI

Di tahun depan, pasangan juga seharusnya mulai mempelajari semua alternatif investasi agar punya banyak pilihan. “Deposito dan membeli emas memang masih menjadi favorit. Tapi sekarang semakin banyak model investasi yang ditawarkan di luar produk bank.” Misalnya, reksadana dan asuransi. “Apalagi kalau ada dua anak balita yang sedang tumbuh, seharusnya orang tua mulai menyisihkan dana untuk pendidikannya kelak.” Ada dua cara yang bisa dilakukan. Pertama, orang tua wajib menabung secara periodik, misal sebulan sekali, dan jangan diutak-atik hingga anak masuk sekolah. “Bisa juga ambil salah satu produk di bank yang disebut asuransi pendidikan. Artinya, sambil menabung secara rutin, tabungan itu sendiri diproteksi asuransi. Kalau orang tua meninggal, anak mendapat santunan asuransi, di samping menerima akumulasi hasil tabungan itu sendiri.” Yang tak kalah menarik, “Jangan selalu berpikir, penghasilan hanya bisa didapat dari gaji bulanan yang diterima di kantor. Kalau kita punya talenta atau kemampuan, mengapa tak membuka usaha sampingan untuk cari tambahan?” kata Safir. Kalau suka dan pandai bikin kue, misalnya, kita bisa menerima pesanan di rumah meski sehari- hari pekerjaan utama adalah pegawai bank.”Untuk usaha di rumah, pilih yang tidak membutuhkan modal banyak.” Modal, saran Safir, bisa didapat dari menjual barang-barang di rumah yang tidak terpakai. Jam tangan, misalnya. Buat apa punya 2-3 buah padahal kita hanya perlu satu. Kalau usaha sampingan sudah berjalan, pemasukan bertambah. Banyak sekali usaha yang dijalankan dari rumah, yang mulanya usaha sederhana, kelak jadi bisnis yang bisa menghidupi keluarga. Bahkan berkembang menjadi pabrik yang mampu menghidupi banyak orang. “Kalau sudah berkembang dan menyita waktu, tinggal pilih, mau usaha sendiri atau kerja dengan orang. Tapi kalau baru merintis, tidak perlu meninggalkan pekerjaan utama.” Cara lainnya? Gunakan “ilmu” yang biasa Anda ajarkan pada anak-anak, yaitu menabung. Bedanya, jika anak-anak menabung uang logam atau koin, masukkan uang kertas ke dalam celengan. “Bisa Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, bahkan Rp 50 ribu.” Setiap kali dapat kembalian belanja, “Masukkan dalam celengan. Taruh celengan di kamar tidur, sehingga suami dan istri bisa sama-sama menabung.” Jangan lupa pula, pilih celengan yang susah dibuka hingga kita tak tergoda untuk mengambil uangnya. Nah, akhir tahun, celengan dibuka dan isinya bisa digunakan untuk membeli barang, mentraktir anak, atau rekreasi bersama seluruh keluarga.” Janji, lo, mulai hari ini menabung!

*suvei 66%CEWEK INDONESIA TAK PRAWAN

taukah anda

66% remaja putri usia sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) tidak lagi perawan. Data ini beradasar hasil Survei Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) yang dilakukan secara nasional. Itu artinya remaja zaman sekarang rentan terhadap seks bebas dan narkoba akibat kurang kontrolnya terhadap perkembangan teknologi informasi yang menyebar secara bebas. http://abg-chubby.comze.com/wp-content/uploa “Jika teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini tidak dilakukan kontrol dan pemahaman dengan baik, akan menjadi titik awal mula seks bebas dan penyalahgunaan narkoba,” ujar Pemerhati Kesehatan Reproduksi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Aisyiah Surakarta, Maryatun pada seminar tentang “Kesehatan Reproduksi Remaja dan Narkoba” di Sukoharjo. Menurut Maryatun, pada saat usia-usia remaja ini, satu dari tujuh anak laki-laki sudah mulai coba- coba, baik terhadap seks, rokok, maupun narkoba. Dengan demikian, sangat mungkin terjadi peningkatan angka kejahatan reproduksi dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja saat ini. “Misalnya soal kehamilan usia dini atau kehamilan akibat tindak kejahatan, dan perilaku seks bebas yang terjadi pada remaja,” katanya. Menurut survei, katanya, saat ini didapati bahwa usia rata-rata pernikahan terjadi pada umur 19 tahun. “Hal ini tentu sangat bahaya dan tidak baik terhadap kesehatan reproduksi, karena seluruh organ reproduksi belum terbentuk sempurna,” katanya. Ia mengatakan, pernikahan secara ideal mulai pada usia 21 tahun. “Terkait hal tersebut, saat ini kami memang gencar melakukan penyuluhan bagi para pelajar mengenai pemahaman akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi remaja dan bahaya narkoba,” katanya

Back to posts
Comments:
[2012-02-03 11:32] toni:

good :)


Post a comment







[KAYA][GALERY FOTO][MOTIVASI][TRIK BISNIS][MENU][TUTORIAL][HIPNOTIS][EBOOK JAR][LEADER][RAMALAN][SMS LUCU][TRIK SULAP][MANAGE UANG]

[-HOME-]
..........................................
created copas by WWW.TANAHGARO.JW.LT
2009-2011@